Monday, 16 November 2009

...hanya ingin bersyukur...


ketika cobaan itu datang, ku pikir akan segera berlalu...selalu berdoa,memohon ampun dan kekuatan, menyembunyikan kekhawatiran, rasa takut yang terkadang tiba2 datang dengan sekuat tenaga ditepiskan. Dari waktu kewaktu...hari kehari berganti minggu...bulan...dan tiba2 rasa takut dan khawatir itu muncul disaat yg tidak tepat bagiku, dimana semua mata terlelap, terbuai di alam mimpi...tp mata ini tetap terjaga...rasa gelisah, kekhawatiran, ketakutan yg sekian lama dapat disembunyikan atau di acuhkan kini muncul semua jadi satu membuat dada ini sesak, tak dpt bernafas hanya air mata yg tiba2 terus menerus mengalir dengan sendirinya... Yaa Rabb apa yang Kau inginkan dariku...dengan angkuh pertanyaan itu sempat terlintas dikepala....apa yang Kau ingin aku lakukan...air mata terus mengalir...mengalir...seha
rusnya aku bersuci dan bersujud di atas sejadahMu...tetapi aku lebih memilih membiarkan air mata ini mengalir dgn deras...kusandarkan tubuh ini disudut kamar...menagis dan berfikir...apa yang Kau tuliskan dlm takdirku ya Allah...bukankah janjiMu kesusahan datang bersamaan dgn kemudahan...

air mata masih mengalir,dan aku masih berfikir dan mengingat...aku sdh berdoa...memohon ampun....kekuatan...ketabahan...aku terus memohon kepada Mu...karna hanya pada Mu lah aku memohon dan meminta...terus meminta...dan meminta....Yaa Allah...aku hanya terus meminta...dan saat ini aku terlalu malu untuk meminta...

Yaa Allah....subuh ini dan selanjutnya aku hanya ingin bersyukur...atas Rahmat dan Karunia Mu, nikmat dan rizki Mu, sehat dan sakit Mu, bahagia dan sedih Mu, tawa dan tangis Mu...bahkan untuk setiap cobaan yang kau berikan untukku...karna memang seharusnya semua kembali kepada Mu...

cobaan ini masih disekelilingku...dan aku hanya ingin bersyukur...dan mencoba mencari kemudahan dari setiap kesusahan yang Kau berikan padaku...karna jika aku berhasil melaluinya...maka aku akan berada satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya...dan InsyaAllah akan siap menghadapi cobaan yang lebih berat lainnya...dengan izin dan pertolongan Mu...

Ya Allah terimakasih atas semua pelajaran hidup yg Kau berikan...terima kasih atas Rahmat Mu...terima kasih untuk gadis kecil di lampu merah yang menjual koran dipanas terik namun masih mampu tersenyum manis, terima kasih untuk para istri yg mengalami kekerasan dlm rumah tangga tetapi tetap menjadi isti yg solehah, terima kasih untuk para korban bencana alam yang masih bisa tertawa riang...terima kasih untuk pelajaran hidup yg sangat berharga...sudah sepatutnya kita bersyukur dan terus bersyukur...karna masih banyak yg kurang beruntung seperti kita, tetapi mereka tetap tabah...tdk menyerah...dan Allah bersyalawat untuk umatNya yg tertimpa musibah tapi tetap mengagungkan namaNya...

sekalilagi ...terimaksih...alhamdulillah...thankyou...merci...sie' sie'...kamsya...arigatto..or what ever lah...

Jazaakumullah khairan katsiiran. ^_^

(original by bunda Ara)

Saturday, 14 November 2009

Kusut, Kalut, dan kabut....



( apa-an tuh mas...kok tiba-tiba ngomong nya gak jelas dan rada-rada ...) "eh...baru aja nulis dah di sentil...entarlah baca dulu baik-baik...ya.."

kemarin teman saya bilang memang negara kita sedang kusut, masalah satu nyangkutnya kemana-mana dan mengkaitkan dari satu orang ke banyak orang, bahkan melibatkan emosi semua orang yang hidup di Indonesia ini. kita sebagai warga yang bertanggung jawab mencoba ikut andil dalam masalah ini tapi sebatas obrolan kedai kopi atau obrolan kolega kantor, tapi kita sebenarnya cuma tahu sebatas kulit luarnya saja, substansi permasalahan awalnya kita pun agak rada-rada bingung mana yang permasalahan pokok dari permasalahan yang terjadi dari kemelut dari 3 institusi penegak hukum ini. Dari permasalahan korupsi tender radio komunikasi di dephut, penyuapan KPK, Bank Century, hingga terbunuhnya suami sang Cady golf " Rani" oleh bapak "AA" ( apa AA itu mas..merek korek api ya..)..." ini orang nyentil aja, itu inisial aja, saya takut di katakan menuduh, karena masih dalam persidangan...ngerti !!!"
kita tidak tahu ada apa di balik semua ini, semua permasalahan itu kata banyak orang berkait satu sama lainnya, bisa saja semua anggapan kita benar pada saat ini, akan menjadi terbalik 180' pada kenyataannya. pantas sekali teman saya bilang permasalahannya KUSUT. ( oh...iya...iya...)

KALUT, ya semua orang yang tersempil sedikit aja dalam permasalahan ini pasti akan kalut..( takut di panggil tim 8 kali ya.. mas..) " ..nah..dah pandai analisanya...gak usah nyentil lagi ya...". ya semua orang yang terlibat sekecil apapun dalam permasalahan ini akan dimintakan klarifikasinya oleh TPF atau Tim 8 bentukan bapak SBY. Selain itu bagi lembaga selaku institusi yang terlibat kasak-kusuk mencoba mengkounter fakta yang menyudutkan dengan menghadirkan fakta yang berbeda sebagai perimbangan. " Kami hanya merilis fakta untuk menyeimbangkan opini publik " kata Nanan selaku Humasnya Polri dihadapan wartawan, setelah "WW" mengunkapkan facta di persidangan yang ditenggarai menyudutkan institusi polri.

Tapi kebanyakan permasalahan besar yang terjadi di Indonesia ini banyak berakhir dengan ketidakpuasan di hati masyarakat, pantas saja masyarakat tidak begitu percaya lagi kepada institusi/lembaga hukum di indonesia ini, suatu permasalahan bisa jadi di SP3 kan, atau bisa jadi permasalahan itu di buat berlarut-larut sehingga masyarakat bosan dan di munculkan lagi permasalah baru yang menyedot banyak perhatian public sehingga permasalahan yang lama itu terlupakan tertutupi KABUT permasalahan baru yang di munculkan. para pemimpin yang licik itu paham akan memory masyarakat indonesia itu pendek, sehingga mereka akan sangat mudah membuat kabut-kabut permasalahan yang lain, untuk menutupi permasalahan yang besar sebelumnya...
( O..O...iya..iya...ituh toh maksudnya KUSUT, KALUT, dan KABUT,,, tak kirain si Mas yang lagi Kusut, Kalut, dan Kabut...he...he...)

Wednesday, 4 November 2009

animal nature of the officials




Maaf ya... judulnya pake bahasa inggris aja ya.. biar agak lembut. minggu-minggu ini kita di pertontonkan suatu pragmen yang membuat para penontonnya ikut larut dalam pragmen yang mempertaruhkan masa depan bangsa. judul pragmennya " Buaya Vs Cicak ", walaupun kapolri telah meminta maaf kepada "Rival institusinya" KPK dan masyarakat atas statemen yang di lontarkan oleh subordinatnya Kabareskrim Irjen Susno Duadji yang menjadi tokoh central dalam pragmen perseteruan dua lembaga hukum di indonesia ini. sempat pada saat pragmen hadir dalam suatu screen dimana sang buaya coba menelan cicak ( penahanan Bibit dan Chandra ) dengan alasan yang tidak ada dasarnya kata banyak orang dan aktifis hukum, tapi dengan lantangnya waka Bareskrim mengatakan langkah yang diambil merupakan penggunaan hak hukum mereka yang memungkinkan untuk itu. Dengan situasi yang semakin memanas dan para penonton 250 juta jiwa yang mulai berang atas rasa ketidak adilan dan hati nurani mereka yang haus akan keadilan dan pemberantasan korupsi yang tidak pernah tuntas, mulai turun kejalan menyuarakan, mendukung dan bersimpati ke pada dua petinggi KPK. Mungkin untuk menghindari gejolak yang akan berakibat fatal terhadap negeri ini yang notabene pemerintahannya, maka RI1 ( yang merasa tercatut namanya dalam kasus ini ) mengambil langkah membentuk TPF atas pragmen sengketa ini, dan diharapkan TPF dapat menjadi titik terang masalah ini. Setelah persidangan MK yang mendengarkan rekaman penyadapan telepon ( kriminalisasi KPK ) secara terbuka kepada publik yang dilakukan oleh KPK atas Koko Anggodo (adiknya yang empunya kasus di hulu permasalahan ini koko Anggoro Wijoyo), malamnya pukul 10 malam akhirnya sang Buaya memuntahkan lagi sang Cicak yang sempat di telannya dengan alasan belum adanya bukti yang cukup dan pemeriksaan yang telah cukup. ada temen saya bilang bahwa tenggorokkan sang Buaya gatal-gatal setelah menelan sang Cicak, sehingga khawatirnya sang buaya akan berakibat buruk bagi tubuhnya, terpaksalah sang Cicak di muntahkan lagi.......

kasus ini merupakan satu dari ratusan bahkan ribuan kasus yang tak dapat di ungkapankan kebenarannya, kalaupun telah sampai ke pengadilan semua fakta dan bukti yang dihadirkan dalam persidangan telah di plintir oleh komplotan penjahat / mafia hukum (penuntut, penyidik, hakim, dan pembela) sehingga si empunya kasus bisa lolos dari jeratan hukum setidak-tidaknya mendapatkan hukuman yang minimal. kalau salah satu dari penegak hukum tidak sepakat untuk berbuat yang curang, maka penegak hukum itu akan di musuhi akan di kucilkan dan akan di cari kelemahannya.

"Kalau bisa di permudah, kepana harus di persusah" itulah salah satu idiom yang sering diungkapkan oleh banyak orang untuk menggambarkan, bagai mana birokarasi, lembaga tinggi pemerintahan dan parlemen berjalan, sehingga membuat cela agar suatu persoalan bisa lancar jika ada angka-angak yang dibicarakan ("disiram"), hasil Survei Barometer Korupsi Global (BKG) menunjukkan bahwa image lembaga-lembaga negara dan jajaran birokrasinya masih sangat buruk sekali.

sikap yang cinta dunia yang berlebihan (hedonisme) telah membutakan para petinggi lembaga negara, sehingga munculah sifat-sifat binatang pada manusia, bahkan melebihi binatang. mengambil yang bukan haknya secara " memaksa". seperti sang raja rutan yang mengintai mangsanya dengan menerkam dan merobek tubuh mangsanya guna tuntutan biologisnya untuk makan, apakah manusia sama seprti hewan, kenyang harta di atas penderitaan orang lain. tidak ada kesadaran untuk maju bersama, yang ada hanya kepentingan pribadi dan menumpuk kekayaan secara pribadi dengan cara-cara yang tidak benar, dan sifat ini melebihi binatang yang mempunyai kesadaran untuk hidup dan maju bersama. sang raja hutanpun berusaha menjaga kelompoknya agar bisa survive bersama.

Friday, 30 October 2009

Spirit carries on...


Ada lagu yang menarik dan enak untuk dengar " SPIRIT CARRIES ON" by Dream Theater. (hah...ga' salah mas..., sok gaul kale...si mas ini...). ya lagunya bagiku sangat menyentuh, biasanya lagu Dream Theater ini hard cord, tapi yang satu ini saya suka karena sedikit slow. ceritanya kalau gak salah nih tentang sesorang yang mencari arti hidupnya di dunia, orang yang dahulunya takut akan kematian karena mereka menganggap kematian adalah akhir dari segalnya, apa tujuannya hidup di dunia ini, mengapa ia bisa hadir di dunia ini dan pada akhirnya meninggalkan dunia ini, dalam liriknya di sebutkan " They say life is too short the here and the now- and you’re only given one shot", ya..hidup itu sangat singkat dan tidak ada kesempatan yang kedua hidup di dunia ini, dan setelah mengetahui dan sadar bahwa akan ada kehidupan lain setelah hidup di dunia ini, mereka tidak akan takut akan mati lagi karena Spirit Carries On.

Menurut Islam dunia atau alam dunia adalah tempat tinggal sementara, maka waktunya hanya
sebentar jika dibandingkan dengan akhirat atau alam akhirat yang merupakan tempat tujuan akhir kehidupan manusia yang kekal abadi. ( wah...makanya mas jadi orang jangan sombong, hidup di dunia itu sementara, dan waktunya pun singkat . sudah gak punya apa2, kikir, jarang ibadah, jelek, keras hati, sombong lagi, tobat..tobat..mas..) Sebagai lawan dari alam akhirat yang sifatnya gaib atau metafisika, alam dunia berarti alam syahadah atau fisika. Dengan demikian, pengertian dunia mencakup langit dan bumi serta segala sesuatu yang ada di dalam dan di antarakeduanya yang dapat disaksikan.

kita yang telah paham akan singkatnya waktu yang ada di dunia ini, semoga di beri kekuatan untuk berbenah akan hak dan kewajiban kita selaku khalifah di muka bumi ini ( nah ..gitu dong mas....cepat tobat, tapi jangan di mulut doang, action...action ). tapi banyak pula yang telah paham akan singkatnya waktu di dunia ini, tapi mereka enggang untuk berubah kearah yang lebih baik ( termasuk mas..kali ye..)

semoga kita termasuk orang yang beruntung, dan menyakini hidup di alam yang lain. karena kematian bukan akhir dari segalanya, karena tindak tanduk kita di dunia akan di pertanggung jawabkan di akhirat. "If I die tomorrow, I’d be all right because I believe that after we’re gone, the spirit carries on"


Tuesday, 27 October 2009

Insya Allah.....


Kata itu gampang dan sangat ringan untuk di ucapkan, namun di balik gampang dan ringan untuk diucapkan memiliki arti yang amat dalam ( betul..betul..betul..!!!), "..Dengan Izin Allah.." ya begitulah artinya, dari atinya pun sangat simple tapi pemaknaannya sangat dalam tak sedangkal pengucapannya. Segala sesuatu di dunia ini bahkan di Alam semesta ini tidak akan terjadi tanpa kehendak-Nya. Dia lah yang maha berkehendak. kalau di kantor-kantor, kita bisa analogikan, segala sesuatu yang terjadi di kantor harus seizin atasan/manager yang mempunya otoritas tanggung jawab, dan inipun kadangkala banyak kejadian yang terjadi tanpa sepengetahuan atau izin atasan/Manager, bahkan hal yang negatifpun kadang tak rerpantau oleh mereka. Tak ada yang luput dari pandangan Allah semuanya dalam gengamannya, jumlah butir pasir di muka bumi inipun Allah mengetahuinya, saya sedang menulis tulisan inipun Allah mengetahuinya. jangankan yang tersurat yang tersirat tersembunyi dalam lubuk hati kitapun Allah pun mengetahuinya. Dia lah Allah, tak ada yang luput dari pandangan-Nya. ( wah Si Mas ini, nampaknya mulai normal nih pikirannya )

Kita manusia kadang lupa akan adanya yang Maha Melihat, Maha Mendengar,dan Maha Kekehendak. Seolah-olah kita hidup dan melangkah di muka bumi ini kita yang mengatur dan kita yang mengedalikan, padahal tidaklah demikian karena segala sesuatu itu telah di rancang oleh Allah jauh sebelum kita dilahirkan atau kata pak Uztad bilang Zaman Azali ( zaman yang tidak ada awalnya), ibarat komputer segala sesuatu telah diprogram ya..tinggal running aja...( ehh...sok pandai pula komputer, perasaan pegang komputer baru kemarin..Capek.. D...). karena segala suatu telah ada Qadha dan Qaddar-Nya...( ah..diam-diam mau jadi uztad ya..Mas..)

" yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan(Nya), dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya". (QS .Al-Furqan ayat 2).


Saya teringat cerita teman saya..( ah...cerita teman Mas atau ngarang nih...)("terserah saya tau..!!!, mau cerita teman saya kek, atau saya ngarang kek, kan yang nulis cerita kan saya")(ya..silahkan lanjut mas).
Saya teringat cerita teman saya, dikisahkan ada sorang bapak kepala keluarga yang hidup mewah, bapak tersebut seorang pejabat dari sebuah kantor pemerintahan, hidup berweh-mewahan membuat bapak itu lupa akan jati dirinya sebagai ciptaan Allah. segala sesuatu yang ia ingin miliki pasti bisa ia miliki, bahkan pengeluarannya (cost of life)/biaya hidup dari keluarganya lebih besar dari pendapatan (income) resmi dari bapak itu, tapi semua itu bisa diatasi oleh si bapak, bahkan masih bisa deposito lagi. Di balik gagah dan hebatnya si bapak ada sosok istri yang soleh ( tidak sperti kebanyakan istir pejabat lainya, si ibu ini justru sebaliknya sangat takut hal-hal yang berbau dosa), walaupun sang suami yang gampang marah dan selalu mementingkan urusan dunia (hedonisme), si ibu tetap bersabar dan kadang kala harus bersimpu di hadapan Allah, tempat satu-satunya untuk mengadu. si ibu kadang miris dengan apa yang di hadapinya, sesekali ia meragukan kehalalan rezeki yang di dapat suaminya, ia sadar betul bahwa bukan dari makanan yang bergizi saja yang membuat keluarganya sehat, tapi bagaimana cara mendapatkan rezeki untuk membeli makan sehat itu lebih diutamakan (halalan thoyibah).
pada suatu hari si bapak akan berangkat ke luar kota untuk menemui rekanan kantornya,
" mami, besok papi mau berangkat ke luar kota mau menemui rekanan kerja papi, mungkin dua hari papi di sana", kata si bapak.
" ya ..Insya Allah papi " si ibu mendoakan dengan nada yang lembut.
"ah..ini bukan Insya Allah lagi, tiket sudah dibeli...,semunya sudah di atur sama rekanan kantor papi, papi tinggal berangkat aja lagi", si bapak menjelaskan.
"bukan begitu pi, siapa tau besok gak jadi berangkat, kan kita berencana tapi Allah yang memutuskan" imbuh si ibu.
"oh...jadi mami tidak suka papi berangkat, mami harusnya mendukung papi, papi banting tulang hilir mudik hanya semata mencari uang mi, demi keluarga kita", dengan nada yang tinggi si bapak kelihatan emosi.dan si ibu pun nampak kelimpungan dengan nada bicara si bapak yang mulai marah sambil berkata
" iya pi, mami mendukung usaha papi, maaf kan mami pi"..

Besok harinya si bapak sangat sumeringah, nampak sangat senang sekali sibapak akan berangkat jam 10 pagi ini sebelunya akan ke kantor terlebih dahulu, tapi setelah tiba di kantor si bapak terkejut sekali, orang kejaksaan telah menunggunya untuk di bawa kekejaksaan untuk dimintakan keterangan atas adanya penyimpangan dana dan proyek yang tak sesuai standar ( ada dugaan korupsi yang dilakukan sang Bapak), setelah dibawa ke kejaksaan untuk diperiksa si bapak sempat melihat televisi ada berita tentang berita Jatuhnya pesawat, semua Crew dan penumpang pesawat tewas semua. Nampak muka si bapak berubah semakin pucat, lama-kelamaan mulai butiran-butiran air mata nampak mengalir dari raut mukanya yang putih memucat seraya berucap
" ya Allah memang semua Engkau yang kendalikan ya Allah, ampunilah hambaMu yang sombong ini ya Allah, segala sesuatu tak ada yang tak luput dari pandangan-Mu ya Allah, terima kasih ya Allah Engkau masih beri aku hidup ya Allah, akan ku gunakan waktu ku sebaiknya ya Allah" lantas si bapak bersujud di lantai kejaksaan, dan orang di kejaksaan pun heran, ada apakah gerangan dengan si bapak?. Dan si bapak menjelaskan ke pada orang di sekelilingnnya
"saya sangat bersyukur sekali telah di bawa bapak kemari, ini adalah kehendak-Nya, kalau bapak tidak datang tadi pagi untuk menjemput saya, pastilah saya akan bersama orang-orang yang tewas dalam pesawat itu"
ternyata pesawat yang jatuh itu adalah pesawat yang harusnya di naiki oleh sang bapak keluar kota. Maha besar Allah dengan segala kehendak-Nya. ( mas ini cerita ngarang atau beneran sih...)

Manusia adalah hamba yang dhoif (lemah), sepatutnya lah kita berserah diri kepada Allah atas segala sesuatu yang kita kerjakan. kita boleh punya rencana, tapi yang paling akhitr menentukan ialah Allah Azawazalah. Insya Allah memang dangkal dalam pengucapan tapi sangat dalam artinya.
semoga cerita tulisan saya ini bermanfaat, insya Allah....., Amin...

Wednesday, 21 October 2009

Menjaga Segumpal Darah.....


Teringat syair lagu yang sering dilantunkan oleh AA Gym ( eh.. fans nya AA gym ya...) yang mengumandangkan penting menjaga hati agar tetap terang jalan hidup ini, " jagalah hati jangan kau kotori, jagalah hati lentera hidup ini ". Ya syair itu sangat simple tapi mengandung makna yang sangat dalam, hati atau kalbu merupakan " sumber perasaan " ( source of sense ) seseorang, sedangkan akal "sumber pemikiran" (source of Mind). Seperti apa yang saya ungkapkan pada tulisan saya sebelumnya bahwa akal akan liar tanpa dipagari oleh hati yang bersih.

Saya pribadi mengakui bahwa menjaga hati agar tetap bersih itu sangat sulit sekali ( emang-emang betul...baru ngaku dia...terlambat mas..), apalagi pikiran ini sudah kemana-mana bahkan adakalanya panjang angan-angan lagi ( tulul amal tuh namanya...), sehingga bersikappun kadang serba salah. bulan Ramadhan baru aja berlalu padahal bulan itu merupakan bulan lahitan bagi hati untuk berbenah, eh... malah terkesan lewat aja ...memang kita ini makhluk yang kurang bersyukur....dah dikasih keringanan masih juga lalai.
Pernah ibunya anak saya ( ribet kali sih...bilang aja istri saya..gitu..) pada suatu kesempatan berbincang-bincang mengatakan.." ayah ...kalau bunda perhatikan ayah ini orangnya agak sombong, angkuh, gengsinya tinggi " ( wah...betul sekali mbak..emang si mas ini orang sombong...). waduh mendengar ucapannya itu saya marah sekali pada saat itu..." ah..itu sih orang yang gak senang aja sama saya yang bilang begitu!!!!" jawab saya dengan nada yang tinggi. (kan betulkan..dikasih tau malah..marah dia...dasar..dasar...angkuh..)" wah ..kok marah sih...bundakan cuma kasih tau, itukan buat kebaikan ayah, lebih baik bunda yang bilang duluan, dari pada orang yang lain bilang ...itukan lebih..berbahaya dan memalukan....".istriku coba menjelaskan lebih lanjut. Ya itulah manusia (eh...itu kamu tau!!!) di kasih koreksi malah marah, ya mungkin saat inipun masih begitu saya, wah jelek kali sifat saya ya...( nah gitu mas... introspeksi dong.). Itulah hati manusia, alih-alih mau di bersihkan eh...malah jadi keras hatinya. Apa yang dikatakan istri saya itu terus ter..ngian di kepalaku, apakah betul saya ini seperti apa yang dikatakan istri saya.

Memang kalau tidak ada yang mengkoreksi kita memang sulit bagi kita untuk mengetahui, bagaimana sifat kita terhadap orang lain, seharusnya kita itu berterima kasih terhadap orang yang telah mengkritik kita yang bertujuan perbaikan diri kita dimasa depan, jangan seperti saya tadi di kasih masukan, eh malah marah saya. mungkin selama ini kita telah bersikap baik terhadap orang, tapi belum tentu orang lain bisa menerima sikap kita itu baik terhadapnya, mungkin sikap kita itu terhadap orang lain itu menyakitkan. nah itulah pentingnya koreksi dari orang lain. Dengan pendirian hati kita yang selama ini kita anggap baik tanpa ada koreksi dari orang lain akan tertanam dalam hati kita dan menjadi kebiasaan yang membentuk watak kita, jadilah hati kita keras.

Nah itulah HATI...kalau tidak di evaluasi akan terejahwantahkan menjadi watak dan dan prilaku, ada dalil agama yang mengatakan " ada segumpal darah dalam tubuh manusia, jika segumpal darah itu baik, maka baik lah seluruh tubuh itu " apakah segumpal darah itu ? itulah HATI manusia....

semoga buat renungan...terutama diri penulis sendir....

Sunday, 18 October 2009

SABAR OM.....

Ya... namanya hidup, kita manusia memang tak pernah puas dengan apa yang kita raih.., inginya sih lebih dari yang sekarang. seperti pepatah mengatakan " dah dapat daging maunya minta paha, dah dapet paha eh...mintanya hati.." yaa...itulah manusia.

Tapi dengan sifat manusia yang ingin selalu lebih ini memang di satu sisi membawa kemajuan sehingga manusia menjadi inovatif untuk memenuhi kebutuhannya asalkan tidak melanggar norma-norma / hukum positif yang berlaku di masyarakat, tapi terkadang sifat ingin lebih ini di sisi lain bisa membawa hal negatif yang dapat melanggar norma-norma kepatutan dan bahkan melanggar hukum positif yang ada di masyarakat, misalnya ingin lebih dimata bos bisa jadi sesorang dengan kata halusnya "bisa angkat telur" (apaan tuh..) sehingga orang tersebut dimata bos selalu yang terbaik tak ada cacatnya. atau contoh lain seseorang ingin lebih dari yang sekarang bisa jadi kalau ia pegawai mungkin korupsi kecil-kecilan ( siapa tau besok-besok bisa korupsi besar-besaran).

Seperti saya sih pinginnya lebih dari yang sekarang...eh...malah lebih parah dari yang kemarin..., menurut konsep dagang dan juga konsep agama saya itu manusia yang merugi. ( kasian deh lho...) tapi dalil agama yang lain mengatakan bahwasanya hidup itu seperti roda ya kadang diatas dan juga kadang di bawah..( jangan ngeres ya...). kata pak ustadz kalau kita lagi posisi down ya... banyak-banyak koreksi, siapa tau itu kesalahan kita. "iya pak ustadz itu sih...salahnya saya, saya sih bandel orangya,gak bisa diomongin...", dan kata pak ustadz lagi harus banyak bersabar...semoga cobaan..(hukuman kalee..) dapat di lalui.

Banyak manusia " super" di muka bumi ini pasti pernah mengalami posisi di bawah ( suka kali nulis posisi atas bawah... ganti dong nanti konotasinya negatif ) Ok lah...sewot amat sih....
Banyak manusia " Super " di muka bumi ini pasti pernah mengalami posisi sulit dalam hidupnya ( nah gitu dong) tapi dengan kesabaran dan terus berusaha yang terbaik kesulitan hidup bisa dapat diatasi. ada dalil agama lagi yang mengatakan bahwa" suatu cobaan yang ditimpahkan kepada suatu kaum/umat/individu bertujuan untuk mengangkat derajat kaum/umat/individu yang bersangkutan lebih tinggi" ( wah bela diri nih...)
tapi dalil itu pasti dengan beberapa catatan yang pastinya harus Sabar, anak saya bilang " ayah orang sabar itu di sayang Allah"

memang selayaknya manusia itu dari hari ke hari hidupnya lebih baik dari yang kemarin, karena waktupun tidak akan pernah berputar mundur ( jam yang rusak om). manusia diberi akal dan hati guna mencari hal yang terbaik dalam hidupnya dan tidak melanggar hak orang lain, karena akal akan liar bila tidak di pagari dengan hati yangn bersih.

semoga keniginan kita untuk maju tidak liar ( halal,haram dan hantam) dengan hati yang bersih dan niat yang tulus tanpa merugika pihak lain (nyindir nih...), bahkan merugikan diri sendiri..( siapa tuh..)... dan semuanya harus di hadapi dengan sabar. Kata anak saya " Ayah Orang Sabar Disayang ALLAH".