
( apa-an tuh mas...kok tiba-tiba ngomong nya gak jelas dan rada-rada ...) "eh...baru aja nulis dah di sentil...entarlah baca dulu baik-baik...ya.."
kemarin teman saya bilang memang negara kita sedang kusut, masalah satu nyangkutnya kemana-mana dan mengkaitkan dari satu orang ke banyak orang, bahkan melibatkan emosi semua orang yang hidup di Indonesia ini. kita sebagai warga yang bertanggung jawab mencoba ikut andil dalam masalah ini tapi sebatas obrolan kedai kopi atau obrolan kolega kantor, tapi kita sebenarnya cuma tahu sebatas kulit luarnya saja, substansi permasalahan awalnya kita pun agak rada-rada bingung mana yang permasalahan pokok dari permasalahan yang terjadi dari kemelut dari 3 institusi penegak hukum ini. Dari permasalahan korupsi tender radio komunikasi di dephut, penyuapan KPK, Bank Century, hingga terbunuhnya suami sang Cady golf " Rani" oleh bapak "AA" ( apa AA itu mas..merek korek api ya..)..." ini orang nyentil aja, itu inisial aja, saya takut di katakan menuduh, karena masih dalam persidangan...ngerti !!!"
kita tidak tahu ada apa di balik semua ini, semua permasalahan itu kata banyak orang berkait satu sama lainnya, bisa saja semua anggapan kita benar pada saat ini, akan menjadi terbalik 180' pada kenyataannya. pantas sekali teman saya bilang permasalahannya KUSUT. ( oh...iya...iya...)
KALUT, ya semua orang yang tersempil sedikit aja dalam permasalahan ini pasti akan kalut..( takut di panggil tim 8 kali ya.. mas..) " ..nah..dah pandai analisanya...gak usah nyentil lagi ya...". ya semua orang yang terlibat sekecil apapun dalam permasalahan ini akan dimintakan klarifikasinya oleh TPF atau Tim 8 bentukan bapak SBY. Selain itu bagi lembaga selaku institusi yang terlibat kasak-kusuk mencoba mengkounter fakta yang menyudutkan dengan menghadirkan fakta yang berbeda sebagai perimbangan. " Kami hanya merilis fakta untuk menyeimbangkan opini publik " kata Nanan selaku Humasnya Polri dihadapan wartawan, setelah "WW" mengunkapkan facta di persidangan yang ditenggarai menyudutkan institusi polri.
Tapi kebanyakan permasalahan besar yang terjadi di Indonesia ini banyak berakhir dengan ketidakpuasan di hati masyarakat, pantas saja masyarakat tidak begitu percaya lagi kepada institusi/lembaga hukum di indonesia ini, suatu permasalahan bisa jadi di SP3 kan, atau bisa jadi permasalahan itu di buat berlarut-larut sehingga masyarakat bosan dan di munculkan lagi permasalah baru yang menyedot banyak perhatian public sehingga permasalahan yang lama itu terlupakan tertutupi KABUT permasalahan baru yang di munculkan. para pemimpin yang licik itu paham akan memory masyarakat indonesia itu pendek, sehingga mereka akan sangat mudah membuat kabut-kabut permasalahan yang lain, untuk menutupi permasalahan yang besar sebelumnya...
( O..O...iya..iya...ituh toh maksudnya KUSUT, KALUT, dan KABUT,,, tak kirain si Mas yang lagi Kusut, Kalut, dan Kabut...he...he...)
No comments:
Post a Comment