Sunday, 26 September 2010

Poltabes Barelang Jadi Show Room Mobil Mewah

Kalangan kelas Atas di Batam resah, khususnya mereka yang memiliki mobil kelas mewah, sejak hari kamis 23 september 2010 kemarin pihak kepolisian mengadakan razia terhadap mobil mewah yang surat menyuratnya tidak sesuat aturan yang sah. Razia yang mendadak tersebut terbilang sangat istimewah karena razia langsung dari Mabes Polri yang di pimpin langsung oleh Kabareskrim Komjen (Pol) Ito Sumardi. Menurut media lokal yang mewawancari Direktur I Trans Nasional Bareskrim Mabes Polri, Brigjen (Pol) Saut Usman Nasution mengatakan bahwa pihaknya melakukan Razia Mobil-mobil mewah tersebut berkat laporan dari masyarakat yang mengatakan bahwa di batam beredar mobil mewah Bodong ( tak memiliki surat yang sah). Mendengar penjelasan Pak Saut itu agak aneh di telinga, kenapa harus menunggu laporan masyarakat, kenapa tidak menerima laporan dari Poltabes barelang yang mempunyai otoritas di batam, jadi apa kerja Poltabes Barelang selama ini tidak bisa memantau keberadaan mobil mewah bodong yang di sinyalir oleh Mabes Polri itu ?, apakah ada unsur lain sehingga mabes Polri harus turun tangan ?.
Dari 2 hari operasi, hampir 100 mobil mewah yang Berseri X ( khusu mobil impor Nopol nya berakhiran seri X, sehingga sangat mudah untuk mengenali mobil yang berasal dari luar negeri ) dari berbagai merek dan berbagi seri telah terparkir di halaman Poltabes Barelang. Alhasil Poltabes Barelang sudah menyerupai Show Room mobil mewah. BMW 745, Mercedes Kompressor C 200, Toyota Harier, Toyota Wish, Nissan Skyline, Lexuz, VW hingga Jagur terparkir rapi di depan Poltabes, tapi sayang kalau di show room mobil-mobil ini bisa bebas di lihat para calon pembeli, tapi di sini mobil-mobil itu sudah di lilitkan pita Ghaib polri (Police Line) sehingga tidak satupun orang bisa melihat-lihat apalagi untuk melintas.
Razia ini dinilai para pemilik mobil terasa sewena-wena, karena para pemilik mobil yang melintas segera di hentikan dan sekoyong-konyong si pemilik di turunkan lalu mobilnya langsung di bawa ke Poltabes barelang dan si pemilik di bawa dengan mobil lain. selain razia di jalan, polisi juga merazia ke rumah yang di sinyalir tempat bercokolnya Mobil mewah bodong itu, banyak perumahan Elit di batam di sisir oleh aparat kepolisian yang sebagian di datangkan langsung dari Mabes serta dari Brimob setempat.
Para pemilik mobil mewah tersebut menolak jika mobil mereka di katakan Bodong, mereka berkilah mereka membeli secara resmi dari showroom resmi yang ada di Batam. dari sejumlah mobil yang terjaring tersebut di duga ada juga yang dimiliki oleh Pejabat di Batam.
PP 63 tahun 2003-lah pemicu Razia ini, dimana sejak dikeluarkannya PP tersebut Batam Tidak Lagi sebagai Bonded Zone (kawasan Berikat) dimana dikawasan berikat tersebut mobil yang masuk tidak di kenakan pajak, sesuai dengan PP 63 tahun 2003 yang berlaku mulai 1 januari 2004, aturan impor mobil mewah di perketat hanya mobil Brand New yang bisa masuk ke Batam dan pengusahapun dikenakan sejumlah pungutan bea masuk, PPN, PPnBM dan PPH sebesar 180% dari harga mobil. Rata-rata mobil seri X yang masuk setelah PP tersebut berlaku, didokumennya di palsukan semua. Modusnya, di dokumen di buat surut waktu masuk dan Produksinya, misalnya mobil yang masuk tahun 2006 di dokumen jadi tahun 2002, sehingga mobil-mobil itu lepas dari pengenaan bea masuk yang telah ditetapkan.
Sekali lagi dan akan lagi, oknum aparat bersekongkol dengan para pengusaha importir mobil mewah, mereka sim sala bim abra ka dabra serta pat gulipat menihilkan/menisbikan aturan yang telah ada. dengan berbagai trik di lakukan agar bea mobil yang harusnya bisa menambah pendapatan negara menjadi nihil tanpa menyetor seperakpun ke kas negara, yang ada hanya menyetor ke kas pribadi keparat eh…aparat. apa sih beda aparat dengan keparat ???.
******************************************
Batam, 25 september 2010/ 15 Syawal 1431 H
Salam Kompasiana.

Saturday, 19 June 2010

Bola Hypnotis Dunia


Tepat jam 8 malam WIB tadi secara resmi perhelatan akbar piala dunia sepak bola di buka, Benua Hitam untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah, khusunya Afrika Selatan di mana negara yang dulunya di kungkung oleh Politik Apherteid  ( politik pembedaan warna kulit yang biasanya bangsa kulit hitam itu lebih dicemoohkan dari pada bangsa kulit putih.) kini bisa menjadi tuan rumah pesta Dunia sepak bola sejagat. Nelso Mandela yang di harapkan hadir dalam pembukaan itu ternyata tidak bisa datang, di karenakan pada hari yang sama keluarga besar Melson Mandela di rundung duka, salah satu kemekan Mandela meninggal dunia.
Hingar bingar meriahnya pembukaan acara tersebut seolah-olah menyihir penghuni dunia tertuju ke johannesburg - Afrika Selatan, di hari-hari mendatang berbagai media cetak dan elektronik menyediakan space khusus untuk meliput perhelatan akbrar tersebut. pembicaraan warga seantero dunia selama sebulan kedepan tidak akan lepas dari pembicaraan sepak bola. itulah si kulit bundar bisa menhipnotis orang untuk melupakan masalah yang lain untuk sementara waktu.
Piala dunia banyak membuat orang yang berada di zona waktu yang berbeda tidur lebih larut menunggu tim kesayanga mereka bertarung, banyak tempat hiburan malam dirubah setingannya menjadi tempat NonBar alias nonton bareng, hampir setiap hotel juga tidak melewatkan event 4 tahunan ini lewat begitu saja, mereka  berlomba-lomba menawarkan paket NonBar ini agar lebih menarik lebih banyak pengunjungnya, di kampung-kampung dan perumahan-perumahan pun mengadakan NonBar bersama warga setempat. itulah sepak bola bisa menhapus sekat-sekat pemisah melintasi berbagai perbedaan. seperti apa yang diperjuangkan oleh Nelson Mandela untuk menhapuskan politik Apherreid bagi kemajuan Afrika Selatan.

Sunday, 6 June 2010

Terorisme Nyata Bagi Kemanusian


Setiap kali berbicara soal Terorisme, mata dunia selalu dan pasti tertuju ke muka kaum Muslim, sebenarnya apa yang melatar belakangi Stereotype / pandangan negatif terhadap kaum muslim seperti ini.  Karena tidak satupun ajaran agama yang ada di muka bumi ini yang mengajarkan kekerasan. kalaupun ada pemeluk agama tertentu yang melakukan kekerasan terhadap kaum yang lain, bisa jadi itu bermotif pribadi, Bisnis, atau bahkan motif politik, biar suasana semakin panas dan menarik banyak orang yang ikut masuk ke konflik di bikinlah nuansa konflik agama di situ, karena sentimen agama merupakan bahan bakar sangat cepat membakar amarah bagi pengikutnya.
Sentimen agama adalah sentimen yang sangat mudah di sulut karena adalah hal dasar yang dapat membuat seseorang timbul rasa fanatisme, walaupun seseorang itu dalam kesehariannya tidak terlalu menjalankan perintah agamanya bahkan kadang melanggar perintah agamanya, jika disentuh sentimen agamanya sudah barang akan timbul rasa fanatismenya untuk membela.
Konflik Palestina-Israel, yang tidak pernah padam sejak tahun 1948, banyak menguras emosi umat Islam seluruh penjuru dunia. Kaum Zionisme Yahudi yang didukung sekutunya  Amerika ingin menduduki kembali tanah yang telah di tinggalkan mereka ratusan tahun dengan cara-cara yang tidak elegan dan unjuk kekuasaan dengan kekerasan, salah satunya adalah pendudukan Masjidil AL AQSA yang merupakan tempat suci Umat Islam. Inilah salah satu penyebab timbulnya sentimen agama yang menghadirkan perlawanan kaum muslim terhadap Simbol-simbol dan kepentinganYahudi dan Amerika di seluruh dunia, yang Amerika Labeling  secara sepihak sebagai gerakan terorisme.
Sepanjang konflik tersebut, dukungan umat islam terhadap warga Palestina fluktuatif, jika ada momen tertentu barulah dukungan akan di berikan, jika tidak ada, dukunganpun hanya sekedarnya saja. jangankan negara-megara  muslim, negara-nagara  arab, bahkan di dalam tubuh negara palestina sendirpun susah bersatu, banyak faksi-faksi yang sulit di satukan yang bisa jadi sengaja di ciptakan /di skenariokan oleh Amerika atau zionis.
Secara nyata Zionis melakukan Genocida (pemusnahan secara terhadap suatu bangsa) terhadap orang Palestine. tapi apa, Lembaga dunia seperti PBB dengan Dewan Keamanannya mati kutu di buat Israel, apalagi Amerika yang katanya Polisi Dunia Bungkam seribu bahasa. Ada pertanyaan besar ADA APA IN ?  apakah Zionis tidak berkaca pada diri sendiri apa yang telah di perbuat HITLER dengan NAZI-nya yang telah pembumi hangusah kaum Yahudi, bagaimana rasanya ?, ataukah ini perbuatan balas dendam yang salah alamat.
Sentimen Agama sudah tidak cukup kuat lagi untuk mempersatukan umat Islam dalam menyelesaikan permasalahan ini, diperlukan sentimen lain yang dapat menyatukan warga dunia untuk secara bersama menyelesaikan konflik yang seolah-olah tidak bertepi. Isu kemanusiaan adalah sentimen yang dapat menyatukan warga dunia dengan lintas  agama, suku, ras dan bangsa. pembantaian masal terhadap warga palestina yang tidak berdosa  kaum ibu dan anak-anak, pemblokadean warga Gaza terhadap access bantuan luar membuat warga gaza semakin teraniaya.
Dengan sentimen kemanusiaan banyak warga dunia dengan berbagai latarbelakang menunjukkan simpati meraka terhadap warga palestina, NGO-NGO asing yang konsen terhadap isu kemanusian turut membantu perjuangan warga palestina dalam memperjuangakan hak-hak mereka. Isu kemanusiaan perlu di kedepankan guna menarik semakin banyak warga dunia turut andil dalam menekan Israel agar menghentikan tindakan brutal mereka terhadap orang-orang palestina. banyak yang menilai perlakuan Zionis terhadap Palestina adalah PENJAJAHAN yang sudah selayaknya pada zaman sekarang tidak adalagi. sesungguhnya zionis adalah TEROR yang amat menakutkan warga palestina, warga palestina hanya pasra menunggu antiran waktu kapan mereka akan menemui ajal mereka di bawah ancaman senjata zionis. SESUNGGUHNYA KAUM ZIONIS ADALAH TERORIS YANG NYATA BAGI KEMANUSIAAN.


Saturday, 29 May 2010

Wait and See...


Ingat saya, kata-kata itu pernah singgah dan hinggap di benak saya dan rekan kerja saya, pada saat itu ada pimpinan baru dan baru pertama kali menjadi pemimpin, si Bos #1 dikantor saya memperkenalkan si BAPAK baru itu kepada karyawannya, dimana pada sesi introduksi itu si bos #1 telah mewanti-wanti kepada si BAPAK baru itu untuk " Wait and See " terlebih dahulu sambil menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang baru Dia masuki. si bos #1 mungkin telah kenyang akan pengalaman memimpin, jadi tau betul apa yang harus di perbuat pertama kali ketika memasuki area yang baru ia pimpin. " saya harap BAPAK Wait and See terlebih dahulu "....begitulah kata si Bos #1 kepada Si BAPAK baru.

Ya nasehat kadang-kadang tinggal menjadi kata-kata mutiara yang enak untuk dihafal tanpa memaknai kata-kata itu menjadi dasar bertindak. ya namanya juga Anak muda, masih energic, dan masih idealis, ingin nya segala sesuatu yang tidak sesuai dengan pandangan si Bapak baru itu secepatnya dirubah dengan apa yang menurutnya sesuai prosedur, padahal prosedur itu bukanlah harga mati/saklek/rigid/kaku, karena prosedur itu multi interpretasi/fleksibel bahkan adakalanya ada Deskresi yang membolehkan melanggar suatu kebijakan pada hal-hal tertentu. Apa yang terjadi ketika si Bapak baru itu tidak "Wait and See" terlebih dahulu dan langsung action terlebih-lebih membuat suatu kebijakan, ya sudah pasti terjadi gesekan-gesekan dengan karyawan yang lain terutama sub-ordinatnya, karena sub-ordinatnya akan mengalami shock dengan apa yang terjadi, yang dulunya sesuatu itu telah diyakini telah sesuai prosedur, tiba-tiba di rubah dan dianggap tidak sesuai prosedur/no Complience. Alih-alih mendapatkan Simpati karena membuat kebijakan yang sesuai, eh malah mendapatkan perlawanan dan sikap tidak menyenangkan dari sub-ordinatnya, dan karena banyak gesekan yang terjadi dengan sub-ordinatnya akhirnya si Bapak baru itu di reposisi kedudukannya yang sebelumnya mempunyai anak buah ke posisi yang tidak membawahi anak buah, hal ini guna mengakhiri gesekan-gesekan yang terjadi tidak menjadi api yang siap membakar amarah menjadi murka.

Wait and See, secara Leksikal berarti menunggu dan melihat, berarti kita harus sabar menunggu dan secara seksama memperhatikan apa yang sedang terjadi, hingga pada saatnya tiba barulah gagasan serta ide-ide perubahan di lontarkan dengan elegan dan gradual tidak serta merta semuanya dirubah.

Pada dasarnya Pemimpin yang baik dan yang buruk sama-sama menjadi guru yang baik, Pemimpin yang baik patut di contoh dan diteladani, dan Pemimpin yang jelek bisa menjadi contoh yang baik untuk tidak di contoh dan tidak di teladani. Banyak kejadian masa lalu yang bisa menjadi I'tibar (pelajaran) untuk masa kini sambil kita Wait and See....menatap masa depan.

Saturday, 22 May 2010

OUR LIFE CYCLE


Teringat masa kuliah dulu ( "emang e..Lho pernah kuliah Mas... Emang masih ingat apa yang di pelajari...") ( "masa bodoh...ah...") sewaktu mempejari Manajemen Pemasaran, di mana di suatu pembahasan mengenai product, disitu dijelaskan tentang Siklus Hidup Produk ( Product Life Cycle) di mana siklus hidup product itu terjadi sebelum produk itu tercipta, tim marketing dan para awak perisetnya telah menyiapkan segala perangkat yang akan menunjang keberlangsungan produk itu termasuk memperhitungkan yang namanya product life cycle, memperhatikan setiap babakan kehidupan produk itu dari masa launching, akan diperhatikan pertumbauhannya ( growth or not) jika ada yang tidak beres akan cepat diambil keputusan sehingga produk itu terus berkembang dan tumbuh sehat, jika produk itu telah mapan dipasar ( establish) bagaimana mempertahankannya tentunya tim marketing akan mempersiapkan berbagai program promosi sehingga produk itu dapat terus exis dan terus dapat memberi kontribusi ke pundi-pundi si empunya produk. jika produk itu telah memasuki usia maturity dimana kontribusi produk itu telah maksimal, si pengusaha itu tentunya punya seribu akal bagaimana produk itu dapat terus memberi kontribusi, salah satunya adalah rejuvinasi / peremajaan produk dengan mengganti kemasan atau membuat varian produk serupa dengan sedikit memberi perbedaan/differensiasi sehingga produk itu dapat melintasi siklus hidup yang panjang. ( "..apa benar gitu mas.. saya ragu dengan penjelasannya....Soalnya Mas kan jarang ada di kampus...") ("eh...saya itu hadir terus..tau!!!...tanya aja orang yang ada di kantin")..( " Ya... kuliah kok malah nongkrong di kantin... emang berapa SKS di kantin.." (~.*)....)

Sama halnya dengan Siklus Hidup Kita (our life cycle), sebelum kita di lahirkan kedunia yang penuh godaan ini, tentunya dan sejatinya orang tua kita ayah dan bunda kita telah mempersiapkan segala sesuatu untuk si cabang bayi, segala sesuatunya pastilah diusahakan oleh orang tua kita adalah hal yang terbaik, dari food supplement, susu, pakaian dan rencana kedepan untuk sianak telah dipersiapkan (" betapa mulianya orang tua kita") ( "..makanya mas jangan suka lawan orang tua.."). Dari sejak kita dilahirkan hingga Akil Baligh/Dewasa, kita masih menjadi tanggung jawab orang tua kita termasuk kesalahan kita pun akan menjadi beban dosa mereka ("betapa mulainya orang tua Kita") ( " iya Mas ya...mulia sekali orang tua kita..") (" makanya dengarin dulu penjelasan saya ..ya.."), disilah orang tua kita bertindak sebagai Master Planner dan #1 Manager, yang akan selalu memperhatikan perkembangkan siklus hidup kita, jika ada sesuatu yang kurang pas/cocok menurut kaca mata mereka atau bahkan akan membahayakan anaknya pastilah orang tua kita akan mengambil suatu tindakan yang tentunya untuk melindungi anak tercintanya supaya siklus kehidupan anaknya normal, dan disini orang tua kita tidak akan meminta balasan berupa pundi-pundi materi atas kasih sayang dan jerih payah mereka mencari uang yang tercurahkan kepada kita hingga dewasa. ("betapa mulianya orang tua kita"). Dan ketika kita dewasa dimulailah babakan baru kehidupan kita, dimana segala tindak tanduk kita akan di pertanggung-jawabkan oleh kita sendiri, dan peran orang tua pada tahap ini hanya sebatas advisor yang hanya memberikan berupa asupan-asupan nasihat yang baik. bedanya dengan siklus hidup produk dengan siklus hidup kita adalah ketika pada tahap dewasa/maturity kita tidak bisa merejuvinasi diri kita agar siklus hidup kita terus panjang, karena kita sebagai makhluk yang bernyawa diberikan quota umur yang tidak bisa kita ketahui, yang bisa kita lakukan adalah memperbaiki kwalitas hidup kita, agar sisah waktu kita yang tersisah bisa bermanfaat bagi orang lain, terutama bagi keluarga kita. Semoga kita menjadi orang yang beruntung yang bisa memanfaatkan waktu dengan benar. " "SESUNGGUHNYA MANUSIA ITU DALAM KERUGIAN, KECUALI MEREKA YANG BISA MEMANFAATKAN WAKTU"
( " wah...sok iye lho mas...") (" iye... memang iye..kok..")

Note : peringat buat diri saya pribadi dan bagi pembaca....