Setiap kali berbicara soal Terorisme, mata dunia selalu dan pasti tertuju ke muka kaum Muslim, sebenarnya apa yang melatar belakangi Stereotype / pandangan negatif terhadap kaum muslim seperti ini. Karena tidak satupun ajaran agama yang ada di muka bumi ini yang mengajarkan kekerasan. kalaupun ada pemeluk agama tertentu yang melakukan kekerasan terhadap kaum yang lain, bisa jadi itu bermotif pribadi, Bisnis, atau bahkan motif politik, biar suasana semakin panas dan menarik banyak orang yang ikut masuk ke konflik di bikinlah nuansa konflik agama di situ, karena sentimen agama merupakan bahan bakar sangat cepat membakar amarah bagi pengikutnya.
Sentimen agama adalah sentimen yang sangat mudah di sulut karena adalah hal dasar yang dapat membuat seseorang timbul rasa fanatisme, walaupun seseorang itu dalam kesehariannya tidak terlalu menjalankan perintah agamanya bahkan kadang melanggar perintah agamanya, jika disentuh sentimen agamanya sudah barang akan timbul rasa fanatismenya untuk membela.
Konflik Palestina-Israel, yang tidak pernah padam sejak tahun 1948, banyak menguras emosi umat Islam seluruh penjuru dunia. Kaum Zionisme Yahudi yang didukung sekutunya Amerika ingin menduduki kembali tanah yang telah di tinggalkan mereka ratusan tahun dengan cara-cara yang tidak elegan dan unjuk kekuasaan dengan kekerasan, salah satunya adalah pendudukan Masjidil AL AQSA yang merupakan tempat suci Umat Islam. Inilah salah satu penyebab timbulnya sentimen agama yang menghadirkan perlawanan kaum muslim terhadap Simbol-simbol dan kepentinganYahudi dan Amerika di seluruh dunia, yang Amerika Labeling secara sepihak sebagai gerakan terorisme.
Sepanjang konflik tersebut, dukungan umat islam terhadap warga Palestina fluktuatif, jika ada momen tertentu barulah dukungan akan di berikan, jika tidak ada, dukunganpun hanya sekedarnya saja. jangankan negara-megara muslim, negara-nagara arab, bahkan di dalam tubuh negara palestina sendirpun susah bersatu, banyak faksi-faksi yang sulit di satukan yang bisa jadi sengaja di ciptakan /di skenariokan oleh Amerika atau zionis.
Secara nyata Zionis melakukan Genocida (pemusnahan secara terhadap suatu bangsa) terhadap orang Palestine. tapi apa, Lembaga dunia seperti PBB dengan Dewan Keamanannya mati kutu di buat Israel, apalagi Amerika yang katanya Polisi Dunia Bungkam seribu bahasa. Ada pertanyaan besar ADA APA IN ? apakah Zionis tidak berkaca pada diri sendiri apa yang telah di perbuat HITLER dengan NAZI-nya yang telah pembumi hangusah kaum Yahudi, bagaimana rasanya ?, ataukah ini perbuatan balas dendam yang salah alamat.
Sentimen Agama sudah tidak cukup kuat lagi untuk mempersatukan umat Islam dalam menyelesaikan permasalahan ini, diperlukan sentimen lain yang dapat menyatukan warga dunia untuk secara bersama menyelesaikan konflik yang seolah-olah tidak bertepi. Isu kemanusiaan adalah sentimen yang dapat menyatukan warga dunia dengan lintas agama, suku, ras dan bangsa. pembantaian masal terhadap warga palestina yang tidak berdosa kaum ibu dan anak-anak, pemblokadean warga Gaza terhadap access bantuan luar membuat warga gaza semakin teraniaya.
Dengan sentimen kemanusiaan banyak warga dunia dengan berbagai latarbelakang menunjukkan simpati meraka terhadap warga palestina, NGO-NGO asing yang konsen terhadap isu kemanusian turut membantu perjuangan warga palestina dalam memperjuangakan hak-hak mereka. Isu kemanusiaan perlu di kedepankan guna menarik semakin banyak warga dunia turut andil dalam menekan Israel agar menghentikan tindakan brutal mereka terhadap orang-orang palestina. banyak yang menilai perlakuan Zionis terhadap Palestina adalah PENJAJAHAN yang sudah selayaknya pada zaman sekarang tidak adalagi. sesungguhnya zionis adalah TEROR yang amat menakutkan warga palestina, warga palestina hanya pasra menunggu antiran waktu kapan mereka akan menemui ajal mereka di bawah ancaman senjata zionis. SESUNGGUHNYA KAUM ZIONIS ADALAH TERORIS YANG NYATA BAGI KEMANUSIAAN.
Secara nyata Zionis melakukan Genocida (pemusnahan secara terhadap suatu bangsa) terhadap orang Palestine. tapi apa, Lembaga dunia seperti PBB dengan Dewan Keamanannya mati kutu di buat Israel, apalagi Amerika yang katanya Polisi Dunia Bungkam seribu bahasa. Ada pertanyaan besar ADA APA IN ? apakah Zionis tidak berkaca pada diri sendiri apa yang telah di perbuat HITLER dengan NAZI-nya yang telah pembumi hangusah kaum Yahudi, bagaimana rasanya ?, ataukah ini perbuatan balas dendam yang salah alamat.
Sentimen Agama sudah tidak cukup kuat lagi untuk mempersatukan umat Islam dalam menyelesaikan permasalahan ini, diperlukan sentimen lain yang dapat menyatukan warga dunia untuk secara bersama menyelesaikan konflik yang seolah-olah tidak bertepi. Isu kemanusiaan adalah sentimen yang dapat menyatukan warga dunia dengan lintas agama, suku, ras dan bangsa. pembantaian masal terhadap warga palestina yang tidak berdosa kaum ibu dan anak-anak, pemblokadean warga Gaza terhadap access bantuan luar membuat warga gaza semakin teraniaya.
Dengan sentimen kemanusiaan banyak warga dunia dengan berbagai latarbelakang menunjukkan simpati meraka terhadap warga palestina, NGO-NGO asing yang konsen terhadap isu kemanusian turut membantu perjuangan warga palestina dalam memperjuangakan hak-hak mereka. Isu kemanusiaan perlu di kedepankan guna menarik semakin banyak warga dunia turut andil dalam menekan Israel agar menghentikan tindakan brutal mereka terhadap orang-orang palestina. banyak yang menilai perlakuan Zionis terhadap Palestina adalah PENJAJAHAN yang sudah selayaknya pada zaman sekarang tidak adalagi. sesungguhnya zionis adalah TEROR yang amat menakutkan warga palestina, warga palestina hanya pasra menunggu antiran waktu kapan mereka akan menemui ajal mereka di bawah ancaman senjata zionis. SESUNGGUHNYA KAUM ZIONIS ADALAH TERORIS YANG NYATA BAGI KEMANUSIAAN.

No comments:
Post a Comment